Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meninjau stan job fair 2024 di Gedung Wahana Expresi Poesponegoro, Rabu (15/5/2025)

Nawa Karsa Gresik Seger, Jobfair Gresik Bisa Turunkan Tingkat Pengangguran

BERITAPELABUHAN.COM – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Bursa Tenaga Kerja (Jobfair), Rabu-Kamis (15-16/5/2024).

Bertempat di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jobfair Gresik Kerja 2024 ini diikuti 45 perusahaan dengan sebanyak 3.748 lowongan kerja. Lebih dari 5 ribu pencari kerja tercatat datang di hari pertama.

Dari 10 ribu lebih yang terdata di website AK1 Disnasker. Jobfair sebagai salah satu program penempatan tenaga kerja ini, merupakan realisasi dari janji Nawa Karsa Gresik Seger, output kunci Bumi Gresik.

“Jobfair bukan sekedar rutinitas tahunan, tapi kita terus memonitoring sampai detail. Kita pastikan penerimaan karyawan di Kabupaten Gresik melalui jobfair benar-benar bekerja. Kita juga pastikan penerimaan tenaga kerja melalui jobfair ini khusus warga Gresik,” tegas Fandi Akhmad Yani Bupati Gresik.

Kinerja pembangunan ketenagakerjaan oleh Pemkab Gresik sendiri terbukti cukup sukses. Menurut data BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Gresik pada tahun 2023 mengalami penurunan. TPT tahun 2023 sebesar 6,82 persen, lebih rendah dari tahun 2022 sebesar 7,84 persen dan tahun 2021 sebesar 8,00 persen.

Kondisi ini sejalan dengan peningkatan Tingkat Kesempatan Kerja (TKK), di mana TKK Kabupaten Gresik pada tahun 2023 sebesar 93,18%, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 92,56 persen.

TKK adalah keadaan yang menggambarkan seberapa jumlah total dari angkatan kerja yang mampu diserap serta ikut aktif dalam perekonomian.

Di sisi lain, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat. TPAK 2023 sebesar 70,12 persen lebih besar dari TPAK 2022 yang sebesar 68,30 persen dan tahun 2021 sebesar 69,43 persen. TPAK menunjukkan perbandingan banyaknya angkatan kerja terhadap banyaknya penduduk usia kerja.

Disnaker Pemkab Gresik juga berhasil menjalankan fungsi mediasi bagi konflik industrial. Berdasarkan Laporan Kinerja Institusi Pemerintahan (LKjIP) Disnaker pada tahun 2023 97,33 persen kasus perselisihan hubungan industrial bisa diselesaikan. Jumlah ini melampaui target yang ditetapkan sebesar 94,46 persen.

“Jobfair ini selaras dengan Nawa Karsa Gresik Bupati yakni Gresik Seger, dalam rangka menurunkan tingkat pengangguran di Kabupaten Gresik. Diharapkan dengan Jobfair ini bisa turun signifikan. Kami yakin bisa dengan (banyaknya) investasi di Kabupaten Gresik,” ungkap Zainul Arifin, Kadisnaker Pemkab Gresik.

Untuk penyelenggaraan penempatan dan perluasan kesempatan kerja oleh Disnaker Pemkab Gresik, melalui Jobfair tahun 2023 dari 3.904 pencari kerja telah ditempatkan sebanyak 1.524 orang.

Pada kegiatan Jobfair ini, Pemkab Gresik juga memberikan penghargaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Perusahaan yang mempekerjakan difabel. Khusus penempatan kerja disabilitas sebanyak 35 orang hingga tahun 2023. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *