Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah menyaksikan vaksinasi kepada siswa di SMP Negeri 16 Gresik, Selasa (7/9/2021).

Sambut PTM, Ribuan Siswa di Gresik Divaksin

Pemerintah Kabupaten Gresik  melakukan percepatan vaksinasi kepada siswa. Vaksinasi untuk warga Kecamatan Kedamean di Aula SMPN 16 Kedamean Gresik ini menyasar sasaran vaksin untuk pelajar, total 2 ribu dosis vaksin, Selasa (7/9/2021).
Serbuan vaksinasi ini selaras dengan program pemerintah Kabupaten Gresik yang terus menerus mengejar tingkat vaksinasi 75 persen untuk meraih herd immunity atau kekebalan kelompok.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah. Tampak  hadir juga Camat Kedamean Arifin beserta Muspika Kecamatan Kedamean, kepala Puskesmas Kedamean Titik Ernawati dan jajaran guru di SMPN 1 Kedamean.
“Vaksinasi untuk pelajar ini merupakan suatu ikhtiar bersama untuk menghadapi pandemi Covid-19. Dengan adanya vaksinasi ini, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah berjalan ini semakin mantap dilakukan,” kata Hj. Aminatun Habibah (Bu Min).
Lebih lanjut Bu Min mengatakan, para  guru sudah divaksin lengkap 2 kali. “Dari siswa juga dikejar vaksinasinya, dengan kegiatan serbuan vaksinasi ini,” imbuhnya.
Diketahui, kegiatan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Gresik sudah dimulai satu minggu yang lalu setelah hampir 17 bulan ditiadakan karena pandemi.
Dengan kegiatan vaksinasi ini  menjawab kekhawatiran masyarakat. “Tentu saja tetap dengan disiplin protokol kesehatan di lingkungan sekolah,” katanya.
Bu Min menambahkn, vaksinasi ini merupakan usaha dari Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mengejar herd immunity yaitu tingkat vaksinasi 75% dari populasi. Sisa 25% ini merupakan kelompok masyarakat yang tidak bisa divaksin seperti bayi dan anak anak yang berusia dibawah 12 tahun.
“Terima kasih kepada para guru yang sudah sabar terus mengajar siswa siswi dimasa pandemi. Kepada siswa yang sudah divaksin, Bu Min berpesan agar tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Selain itu, para guru juga diharapkan terus mengingatkan siswanya mengenai apa itu Covid-19 dan bagaimana cara mengurangi resiko terpaparnya,” tuturnya. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *