Gerakan Pakai Jas Merah Mampu Pikat Juri Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Tingkat Provinsi Jatim

Desa Doudo, kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik terpilih mewakili Kabupaten Gresik dalam ajang Lomba Kesatuan Gerak PKK-KKBK-Kesehatan tingkat Provinsi Jawa Timur kategori LBS (Lingkungan Bersih dan Sehat).

Ini merupakan tahun ketiga kabupaten Gresik menjadi pesaing bagi kabupaten lain di Jawa Timur. Secara umum, setelah melalui proses verifikasi data, terpilih 3 (tiga) kabupaten se Jawa Timur yang bersaing dalam lomba kategori Lingkungan Bersih dan Sehat tahun ini.

Atas keberhasilan tersebut, desa Doudo mendapat giliran pertama peninjauan lapangan yang dilakukan oleh tim juri, Selasa (23/01/2018).

Rombongan tim juri dipimpin oleh Dra. Umi Yuliati selaku Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur.

Dirinya didampingi drg. Christiani Ratih dari perwakilan TP PKK Provinsi Jawa Timur, Dra. Suhartuti dari BKKBN, Ari Budi Asri dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Rombongan tim juri tersebut disambut oleh Ketua Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfah Sambari.

Dalam peninjauan yang dilakukan, Ketua rombongan tim juri mengaku kagum dengan 10 (sepuluh) inovasi yang diciptakan oleh masyarakat desa Doudo bersama para kader KB dan kader lingkungan.

“Sejak awal kami memasuki desa Doudo ini, kami sudah kagum dengan kondisi lingkungan yang Nampak bersih dan asri. Apalagi dengan adanya inovasi yang bernama ‘Gerakan Pakai Jas Merah’, yakni Pengelolaan Air secara kreatif, aktif dan inovatif, serta jadikan sampah menjadi berkah,” ujarnya.

Hal itu mendandakan bahwa inovasi yang diciptakan, selain bermanfaat bagi kesehatan dan keberlangsungan dalam menjaga kebersihan lingkungan, juga bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat di desa tersebut.

“Kami juga mendapati adanya bank sampah. Pengelolaannya sudah tertata rapi. Namun kami berharap keterlibatan masyarakat dapat lebih ditingkatkan lagi disini,” imbuhnya.

Ketua TP-PKK Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfah Sambari mengatakan bahwa desa Doudo mewakili kabupaten Gresik bersaing bersama 2 kabupaten lain.

“Dua kabupaten tersebut antara lain kabupaten Probolinggo dan Trenggalek yang diwakili oleh desanya masing-masing,” ujarnya.

Adapun kriteria, menurut Hj, Maria Ulfah Sambari diantaranya, tentang rumah sehat, pemanfaatan pekarangan rumah dengan tanaman toga, pola makan yang sehat, serta saluran air yang bagus agar tidak tergenang terutama di musim hujan.

Penilaian juga dilakukan terkait kondisi lingkungan di sekitar desa, hal ini dilakukan agar masyarakat memiliki pemahaman dan kesadaran dalam pola hidup bersih.

“Selain melakukan penilaian LBS, tim juga memberikan masukan dan saran yang membangun untuk kemajuan desa Doudo agar lebih baik lagi,” katanya.

Oleh sebab itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Gresik versama jajarannya optimis bahwa desa Doudo yang saat ini mewakili kabupaten Gresik di tingkat Jawa Timur mampu membawa nama harum. Sehingga diharapkan mampu mewakili Provinsi Jawa Timur untuk bersaing di tingkat Nasional.

“Kami tunggu hasil penilaiannya, dan kami optimis dapat melaju di tingkat Naisonal untuk mewakili Jawa Timur khususnya kabupaten Gresik,” pungkas Ketua TP PKK. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *