Kapal Penumpang di Larang Berlayar Apabila Saat cuaca Buruk

Demi keselamatan penumpang, apabila cuaca buruk ketinggian ombak mencapai 2 meter keatas,Kantor Kesyahbandaran & Otoritas Pelabuhan kelas II Gresik, tidak akan memberikan ijin kapal menumpang dari pelabuhan Gresik menuju pulau Bawean yang jaraknya sekitar 80 mill untuk berlayar.

Imbauan ini juga disampaikan kepada para penumpang yang ingin mudik ke Bawean, tidak memaksakan diri untuk besi kukuh untuk layar ke Bawean, termasuk agen tiket supaya mentaati aturan, sesuai aturan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak.

Kepala Kantor Kesyahbandaran & Otoritas Pelabuhan Kelas II Gresik, R. Totok Mukarto, didamping Kepala Seksi Keselamatan berlayar, KSOP Gresik, Capt. Kusnadi, mengatakan estimasi jumlah penumpang pada libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2019, (1440 H) ada kenaikan penumpang dari pelabuhan Gresik (pp) 10 % dibanding dengan tahun 2018, pada Tahun 2018 penumpang naik dari pelabuhan Gresik sebanyak 10.153 orang, tahun 2019 11.168 penumpang, turun dipelabuhan  Gresik 9.083 tahun 2019 naik menjadi 9.998 penumpang.

Pembentukan Posko Pelayanan dan Kelancaran Angkutan Lebaran 2019 (1440 H) memacu Keputusan Menteri Perhubungan  RI. Nomor KM 83 tahun 2019, tentang tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan lebaran terpadu .

Instruksi Dirjen Perhubungan Laut nomer HK.211/3/5/DJPL/2019, tentang persiapan penyelenggaraan angkutan laut lebaran tahun 2019.

Pelaksanaan Posko pelayanan dan kelancaran angkutan laut tahun 2019, terdiri dari Kantor Kesyahbandaran & Otoritas Pelabuhan Kelas II Gresik, Dinas perhubungan Kabupaten Gresik, Polres Gresik kawasan pelabuhan Gresik, Satpol Air pelabuhan Gresik,  Garnisun 0817 Gresik, Koramil Gresik, Pelindo III Cabang Gresik,  BPBD Gresik, Kantor Kesehatan Pelabuhan Gresik,  Balai Karantina wilayah kerja Gresik, Pramuka Saka Bahari Gresik.

Kesediaan armada dari pelabuhan Gresik ke Bawean  (PP) meliputi KM. Expres Bahari , GT.252 , kapasitas penumpang 390 orang, waktu layar 3 jam.  KM Natuna Expres, GT.188, kapasitas penumpang 250 waktu layar 4 jam, KM. Gili Iyang , GT 1.029 kapasitas penumpang  219 berangkat dari pelabuhan Surabaya.

Sarana untuk pemantauan dan pengawasan selama pelaksanaan kegiatan posko terpadu, terdiri mobil patroli milik KSOP, PT.Pelindo III Cabang Gresik, Ambulan milik pelabuhan Gresik, dermaga sandar kapal serta peralatan komunikasi pelayaran.

Apabila pada hari tertentu mengalami pelunjakan penumpang diatas kapasitas, gelombang laut mencapai 2 meter keatas, demi pertimbangan keselamat, Kantor KSOP Pelabuhan Gresik mengadakan koordinasi dengan Pemda Gresik, untuk bisa mendatangkan armada DLU, guna membantu mengangkut penumpang dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *