Kegiatan Rembuk Stunting bertempat di Balai Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Langkah Nyata Desa Peganden Kurangi Stunting Lewat Program Terpadu

BERITAPELABUHAN.COM – Pemerintah Desa Peganden, Kecamatan Manyar, terus menunjukkan keseriusan dalam upaya menekan angka stunting. Kamis (21/8/2025), bertempat di Balai Desa Peganden, digelar kegiatan Rembuk Stunting yang dihadiri puluhan peserta, mulai dari perwakilan sekolah, Puskesmas Manyar, hingga tokoh masyarakat.

Ketua TP PKK Desa Peganden, Nur Kholilah, menegaskan bahwa stunting menjadi perhatian serius pemerintah desa.

Melalui forum rembuk ini, pihaknya mengedepankan langkah pencegahan dan penanganan dengan memanfaatkan potensi serta sumber daya yang ada.

“Rembuk stunting ini membahas bagaimana cara mencegah sekaligus menangani masalah kesehatan, khususnya stunting, dengan memberdayakan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, mulai dari pemenuhan gizi saat ibu hamil hingga pentingnya peran orang tua dalam tumbuh kembang anak.

“Stunting adalah masalah yang kompleks dan membutuhkan pendekatan komprehensif. Karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak untuk mengatasinya,” tambah Nur Kholilah.

Tak hanya mengandalkan rembuk, Pemdes Peganden juga meluncurkan sejumlah program pendukung. Seperti Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Kelas Ibu Balita, pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita, serta mengajak warga aktif datang ke posyandu.

Hasilnya, angka stunting di Desa Peganden mulai menunjukkan penurunan.

Jika tahun lalu tercatat sekitar 50 kasus, tahun ini berkurang menjadi 44 kasus. Penurunan itu mencakup warga asli maupun pendatang yang berdomisili di desa tersebut.

Kepala Desa Peganden, Mustain, menyampaikan dukungannya terhadap program ini.

Ia berharap langkah yang sudah dilakukan dapat menjadi contoh dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Gresik.

“Harapan kami, angka stunting di Gresik bisa terus menurun drastis, hingga Desa Peganden benar-benar bebas dari kasus stunting,” pungkasnya. (har)