Polres Buktikan Kesaktian GO SIGAP Dengan Simulasi

Siang bolong di bawah terik matahari, ternyata tidak membuat penjambret malas beraksi, justru situasi ini dimanfaatkan untuk beraksi menjambret seorang perempuan bersepeda motor di jalan wahidin sudirohusodo, dalam aksi penjambretan, ternyata aksinya di ketahui oleh masyarakat, tanpa di komando masyarakat langsung menghakiminya, ada yang menggunakan sebatang kayu untuk memukul penjambret ada pula yang menendangi, nendang hingga si penjambret kesakitan minta tolong, namun aksi masa menghakimi mereka tak kunjung diam, justru masyarakat melampiaskan kekesalannya dengan melempar sepatu ke arah wajah penjambret dan perbuatan anarkis lainnya, seperti membakar ban di jalan.

Namun di tengah kerumunan masyarakat, ternyata ada salah satu masyarakat dengan sigap memanfaatkan aplikasi Go siap milik Polres Gresik, dalam hitungan detik jajaran polres Gresik langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melerai dan mengamankan si pelaku jambret dari amukan masa. dan PMK juga hadir untuk memadamkan kebakaran di jalanan. Demikian simulasi yang dilaksanakan jajaran Polres Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik acara peluncuran Go Sigap aplikasi layanan Publik berbasis IT Polres Gresik, kamis (6/9).

Menurut Kapolres Gresik, AKBP Adek Y, menjelaskan program  Go Sigap merupakan  Aplikasi layanan publik berbasis IT yang terintegrasi secara on line dan affline dengan melibatkan multi instansi dalam rangka memenuhi kebutuhan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Masyarakat yang sudah registrasi dapat memanfaatkan fitur layanan panic button/tombol bantuan untuk memperoleh bantuan dan / kehadiran Polisi dalam keadaan darurat. Alarm akan berbunyi pada semua smartphone petugas Polri dan operator Go sigap. Petugas terdekat akan segera mendatangi pelapor serta petugas dapat mengetahui identitas diri pelapor berdasarkan sistem registrasi uyang sudah terkoneksi dengan e-KTP.

Aplikasi ini dapat anda instal pada smartphone (HP) anda yang berbasis Android dan iOS (dalam pengembangan). Go Sigap ini beberap waktu lalu telah di lounching oleh menteri pemberdayaan aparatur negara dan Reformasi Birokrasi dan Bapak Kepala kepolisian Republik Indonesia di sidoarjo hari kamis 1 september 2016, karena Go sigap ini sangat efektif sekali dalam memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, maka kami langsung merespon untuk segera di laksanakan.

Dijelaskan pula bahwa Go Siaga merupakan layanan masyarakat di mana masyarakat dapat dengan mudah mengirim laporan kejadian atau pengaduan secara tertulis atau bisa menambahkan foto/video dalam laporannya melalui aplikasi Go Sigap, setelah membuat laporan, masyarakat akan mendapatkan kode verifikasi berupa barcode yang digunakan untuk mencetak laporan secara resmi pada kantor polisi terdekat dan laporan tersebut segera ditindak lanjuti oleh petugas.

Masyarakat boleh melapor semua kejadian, termasuk kalau ada anggota polisi yang nakal, silakan lapor, jika terbukti bersalah, kami tak segan untuk menindak. Ada dua program dalam upaya memberikan kenyamana kepada masyarakat, yaitu Go Sigap dan Gajah Mada.  Kalau Go sigap terkait dengan aplikasi yang sangat efektif, sedang Gajah Mada adalah program pelayanan Publik dengan permasalahan riil di desa, seperti komplik antar warga, permasalahan yang berlarut-larut tak kunjung selesai atau permasalahan yang tertunda-tunda bisa diselesaikan  dan terbukti, disinilah peran Gajah Mada lebih bisa menyelesaikan masalah di masyarakat dengan aman, nyaman dan guyup.

karena anggota Gajah Mada terdiri dari anggota Polri, TNI dan Pemerintah Daerah, ini wujud kebersamaan dalam menyelesaikan segala permasalah di masyarakat, semua program ini bertujuan menciptakan Gresik yang aman dan nyaman.

Sementara itu Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh Qosim merasa bersyukur dan terimakasih kepada semua pihak, dengan hadirnya Progran Go Sigap dan gajah Mada yang anggotanya terdiri dari Jajaran Polres, Kodim dan Pemkab, kondisi Gresik semakin hari semakin aman dan kondusif, terbukti di beberapa peristiwa di Gresik yang dulu penyelesaiaanya membutuhkan waktu berlarut-larut, namun setelah hadirnya dua program ini, permasalahan lebih cepat teratasi dan ampuh tanpa meninggalkan masalah baru, selamat untuk jajaran Go Sigap dan Gajah Mada.

Di tempat yang sama Deputi Pelayanan Publik kementerian pendaya gunaan aparatur negara dan reformasi Birokrasi Prof. Diah Natalia merasa surpres dan bangga, saya sangat surpres dan bangga setelah mendapat penjelasan sekaligus membuktikan kehebatan aplikasi yang di terapkan di Gresik. Ini membuktikan ternyata ujung-ujungnya semua ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ini sekaligus membuktikan kalau Polri telah melakukan perbaikan dan terobosan baru dengan memberikan pelayanan masyarakat dengan baik. Acara ini juga di tandai dengan penandatanganan/ nota kesepakatan (MoU) dengan 12 instansi pendukung. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *