Polres Gresik Raih Penghargaan Pelayanan Publik Sangat Baik

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Gresik AKBP Kusworo Wibowo menerima penghargaan Pelayanan Publik dengan predikat sangat baik dari Menteri PAN RB, Tjahjo Jumolo di Jakarta, Rabu (20/11/2019). Penghargaan ini diberikan atas prestasi Polres Gresik dalam melayani masyarakat khususnya di pelayanan SIM, SKCK dan Samsat.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengaku bersyukur Kementerian PAN RB memberikan apresiasi kepada Polres Gresik dalam penilaian sangat baik untuk pelayanan publik. “Ini merupakan sebuah anugerah dan karunia, namun juga sebagai cambuk motivasi bagi seluruh anggota agar terus mempertahankan dan bahkan meningkatkan pelayanan-pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ucapnya.

Ditambahkan AKBP Kusworo Wibowo, dalam hal ini yang dinilai adalah SKCK dan SIM merupakan suatu kebahagiaan, karena ini adalah penghargaan untuk seluruh anggota. Sebab, kerja baiknya telah dinilai oleh kementerian.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi dan manjadikan semangat seluruh anggota jajaran Polres Gresik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena ke depan akan terus dinilai oleh kementrian berdasarkan survei dan penilaian dari masyarakat,” pungkasnya.

Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Prof Dr Diah Natalisa menjelaskan, fokus evaluasi dibagi dalam tiga wilayah mulai April-Oktober 2019 di Indonesia. Dimana 7 polres tidak dievaluasi karena force majeur, dengan sasaran evaluasi yang dilakukan secara online meliputi SDM, Sarpas, inovasi adalah untuk pelayanan publik terkait dengan SIM dan SKCK.

Tim evaluator dari pusat dan eksternal. Dimana hasilnya untuk tahun 2019, evaluasi dilakukan terhadap 207 Polres dengan indeks 3,57 (baik), nilai A 39 Polres, B 140 Polres, C 27 Polres.

“Yang perlu diperbaiki adalah pelibatan masyarakat dalam standar pelayanan publik, survey kepuasan, reward kepada pegawai, Sarpras khusus, layanan pengaduan dan bank inovasi,”ucap Diah Natalisa.

Sementara itu, Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo dalam sambutanya menyampaikan ini merupakan kebijakan pemerintah RI unuk memperbaiki birokrasi pelayanan mulai tingkat atas sampai bawah.

“Di sini Polri sebagai salah satu fungsi pelayanan masyarakat, kamtibmas, Gakkum, Linyanyom, maka masyarakat harus mampu menikmati hasil pembangunan,” ucap Tjahjo Kumolo.

Dalam kesempatan tersebut, Menpan RB menyarankan agar Polri bisa mendengarkan aspirasi masyarakat, tidak hanya terjebak rutinitas dalam pelayanan publik sehingga harus mampu membaca keinginan masyarakat yang selalu dinamis.

“Tingkatkan inovasi dan jawab kebutuhan masyarakat, responsif dan berdaya saing, polres harus berkontribusi besar dalam pelayanan publik,” tutur Tjahjo. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *