Para tukang becak menerima bantuan uang dan sembako dari NH Zakat Kita.

Sepi Penumpang, Ratusan Tukang Becak Diajak Mengaji, Pulang Dapat Uang dan Sembako

Lantaran sepi penumpang, ratusan tukang becak beramai-beramai meninggalkan becaknya. Mereka tidak unjuk rasa, tetapi justru belajar ngaji bareng. Pulang mengaji, mereka malah mendapat uang dan bantuan paket Sembako.

Ya, begitulah cara unik yang dilakukan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Nurul Hayat (NH) Zakat Kita Gresik-Lamongan. Mereka berupaya maksimal meringankan beban penderitaan para tukang becak di tengah pandemi Covid-19.

Sholihul Amin, Koordinator Relawan Aksi Sosial Kemanusiaan Peduli Covid-19 NH Zakat Kita Gresik mengungkapkan, pihaknya menggandeng 250 tukang becak yang terdampak wabah corona. Selain diajak mengaji di masjid Nurul Huda, Jalan Akim Kayat Gresik, mereka juga mendapatkan bantuan uang dan sembako.

“Daripada mereka duduk-duduk, bahkan sampai tertidur di atas becaknya lantaran tidak ada Penumpang, lebih baik mereka kami ajak mengaji. Usai mengaji, mereka bisa membawa pulang sejumlah uang dan paket Sembako,” terang Amin, Selasa (21/4/2020).

Tidak hanya itu, lanjut Amin, jika pandemi Covid-19 sudah berakhir, bagi para tukang becak yang rajin mengaji akan mendapatkan bonus diajak giat religi Ziarah ke makam para Waliyullah.

“Semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat bagi para tukang becak. Tak lupa, kami sampaikan terima kasih mendalam kepada semua donatur dan dermawan yang turut meringankan beban saudara-saudara yang kita yang nasibnya kurang beruntung,” pungkasnya. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *