Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik mengelar apel kesiagaan libur natal dan tahun baru di lapangan KSOP Gresik, Selasa (17/12/2024).

Siapkan Libur Natal dan Tahun Baru, KSOP Gresik Dirikan Posko Nataru di Pelabuhan Gresik

BERITAPELABUHAN.COM – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik mengelar apel kesiagaan libur natal dan tahun baru di lapangan KSOP Gresik, Selasa (17/12/2024). Puluhan peserta mengikuti apel dan akan menempati posko natal di area Pelabuhan Gresik.

Kepala KSOP kelas II Gresik Hotman Siagian, melalui Kepala Seksi Tata Usaha (TU), Agus Nasrullah, membacakan sambutan Dirjen Perhubungan Laut Dr. Capt. Antoni Arif Pribadi, M.Sc.

Menurut Hotman Siagian, Periode liburan Natal dan Tahun Baru selalu menjadi momen penting bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan, baik untuk berkumpul bersama keluarga maupun berlibur. Setiap tahunnya, jumlah penumpang yang menggunakan transportasi laut secara nasional mengalami peningkatan signifikan.

“Untuk periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, diprediksi akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 33 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total mencapai sekitar 2,3 juta penumpang,” Hotman Siagian.

Lebih lanjut Hotman Siagian menambahkan, kapal laut sebagai moda transportasi yang menjadi pilihan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan, angkutan laut menjadi salah satu solusi penting. Namun demikian, kita harus menyadari bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama yang harus kita jaga.

“Untuk memastikan penyelenggaraan angkutan laut Natal dan Tahun Baru berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar, ada beberapa perhatian khusus yang perlu kita laksanakan bersama. Diantaranya, uji kelaiklautan kapal dan memastikan seluruh armada dalam kondisi siap beroperasi,” imbuhnya.

Sementara dengan adanya potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah, KSOP Gresik terus berkoordinasi dengan BMKG untuk menyebarluaskan informasi prakiraan cuaca kepada seluruh masyarakat maritim agar pelayaran berlangsung dengan aman.

“Jika kepala KSOP dan UPP memutuskan untuk menunda keberangkatan kapal, kami akan menginformasikan dengan tepat dan efisien, begitu juga saat pelabuhan sudah bisa beroperasi kembali,” katanya.

Dalam posko natal terdapat tim gabungan, seperti dari Polres Gresik, Polsek Kawasan Pelabuhan, Polairut, tenaga kesehatan dari RS Petrokimia Gresik, Pramuka, KPLP dan Pelindo.

“Personel keamanan, tenaga medis, dan fasilitas kesehatan di Pelabuhan maupun kapal. Kami pastikan semua kru kapal telah mendapatkan pelatihan tanggap darurat yang memadai,” katanya.

Selain itu, untuk memudahkan koordinasi, KSOP Gresik membentuk grup nataru, sehingga semuanya akan dipastikan dapat berjalan lancar dan aman. “Kita memanfaatkan aplikasi monitoring seperti pemantauan posisi kapal, jumlah penumpang, serta informasi cuaca dari BMKG, untuk membantu kita dalam pengawasan dan pengambilan keputusan cepat. Dan kami siapkan Kapal Patroli KPLP dan Kapal Navigasi untuk membantu penumpang Nataru serta lakukan patroli pengawasan rutin,” katanya. (har)