PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang menyalurkan 70 truk tangki air bersih serta masker gratis bagi pekerja pelabuhan dan masyarakat di Ring 1 Pelabuhan Bagendang.

Pelindo Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla

BERITAPELABUHAN.COM – Kemarau panjang dan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memicu keterbatasan air bersih sekaligus penurunan kualitas udara.

Merespons kondisi tersebut, PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang menyalurkan 70 truk tangki air bersih serta masker gratis bagi pekerja pelabuhan dan masyarakat di Ring 1 Pelabuhan Bagendang.

Bantuan air bersih diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan, yakni Desa Bagendang Hulu, Desa Sumber Makmur, Desa Bagendang Hilir, serta Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin Bagendang.

Distribusi juga dilakukan kepada masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari selama kondisi kemarau.

Untuk memastikan ketersediaan dan distribusi air berjalan efektif, Pelindo bersinergi dengan BUMD Perumdam Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur.

Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam merespons kondisi darurat yang berdampak terhadap masyarakat.

“Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas. Kami berupaya agar bantuan air bersih dapat segera menjangkau wilayah yang membutuhkan. Karena itu, kami bekerja sama dengan Perumdam Dharma Tirta Mentaya untuk menyalurkan 70 truk tangki air bersih kepada masyarakat,” kata Akhmad Fajar, 27 Agustus 2026.

Selain bantuan air bersih, TPK Bagendang membagikan masker kepada pekerja pelabuhan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan pelabuhan.

Pembagian masker dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap paparan kabut asap yang muncul akibat Karhutla di sejumlah wilayah.

“Pembagian masker difokuskan untuk melindungi pekerja pelabuhan dan masyarakat sekitar dari potensi gangguan saluran pernapasan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi dampak yang mereka rasakan,” ujarnya.

Perwakilan Perumdam Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur, Natalis Daud, mengapresiasi langkah Pelindo dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami berterima kasih atas partisipasi aktif Pelindo. Sinergi lintas instansi ini sangat krusial untuk mempercepat penanganan krisis dan meringankan beban masyarakat di wilayah Bagendang yang tengah berjuang menghadapi kekeringan,” ungkap Natalis.

Kolaborasi antara BUMN, BUMD, otoritas setempat, dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam penanganan dampak kemarau dan Karhutla.

Pelindo Terminal Petikemas menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan fungsi operasional kepelabuhanan, tetapi juga berkontribusi dalam membantu masyarakat ketika wilayah sekitar menghadapi kondisi darurat.

Penyaluran air bersih dan masker tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mengurangi dampak kabut asap terhadap aktivitas masyarakat di sekitar Pelabuhan Bagendang. (har)