Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan anak yatim.

Jelang Idul FItri, Baznas Gresik bersama Bupati Yani Bagikan Santunan untuk 1000 Anak Yatim

BERITAPELABUHAN.COM – Sudah menjadi tradisi pada bulan ramadan menjelang Idul Fitri, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bagikan santunan untuk 1000 anak yatim.

Kehadiran Fandi Akhmad Yani Bupati Gresik atau yang akrab dipanggil Gus Yani merupakan momen yang sangat ditunggu oleh 1000 anak yatim yang memadati Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik, Selasa (26/03).

Setelah memberikan santunan secara simbolis, Gus Yani menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat pada pemberian santunan ini, yaitu jajaran Forkompimda yang hadir, pihak Baznas dan para Muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baznas Gresik.

“Penyaluran bantuan ini salah satunya bersumber dari ASN Kabupaten Gresik. Mudah mudahan sedikit bantuan ini dapat memberikan manfaat,” tuturnya.

Selain itu, Gus Yani mengatakan, selaku Pemerintah Kabupaten Gresik juga mendoakan sahabat yang di Bawean dapat cepat pulih secara psikologi maupun secara mental.

“Dibawean ini ada 700 rumah yang rusak berat, tempat ibadah, sarana prasaran, musholah, pondok pesantren, serta sekolah juga rusak. Mudah-mudahan bersama dengan Baznas dapat teratasi dengan baik,” jelasnya.

Dirinya juga, mengajak para peserta untuk terus meningkatkan kadar keimanan dan terus berbuat baik di bulan yang penuh berkah.

“Mudah-mudahan puasa kita semakin produktif, istiqomah tadarus, rejeki banyak dapat membantu korban yang ada di Bawean dan semakin berkah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Gresik Muhammad Mujib mengatakan, dalam acara kali ini sebanyak 1000 anak yatim dari 6 Kecamatan, Baznas Kabupaten Gresik juga memberikan bantuan kepada 500 dhuafa termasuk tenaga honorer dari sekolah,  tenaga kebersihan, guru TPQ atau madin, serta marbot masjid.

“Berkenanan dengan gempa di Bawean, Baznas Kabupaten Gresik sudah mengirimkan bantuan dan tapi saat ini masih sedang tertahan di pelabuhan karena banyaknya bantuan lain untuk Bawean. Harapannya kebutuhan kebutuhan pengungsi dapat segera sampai dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *