PEMKAB GRESIK BERSAMA KOGARTAP III/SURABAYA SINERGI PERKUAT WAWASAN KEBANGSAAN BERSAMA MASYARAKAT

Bertempat di ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, tak kurang dari 200 orang mengikuti kegiatan sosialisasi penguatan wawasan kebangsaan yang digagas oleh Garnisun Tetap (Gartap) III/Surabaya, Kamis (12/03).

Dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, kegiatan tersebuy bertujuan untuk mewujudkan komunikasi dan sinergitas antara TNI dengan komponen bangsa, yakni seluruh elemen masyarakat melalui pesan yang disampaikan mengenai wawasan kebangsaan.

Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Kaskogartap/III Surabaya, Brigjen. TNI (Mar) Purwadi, bersama dengan jajaran terkait lainnya.

Bersama Pemkab Gresik, kegiatan itu juga melibatkan Forkopimda, diantaranya Kodim 0817 Gresik, Polres Gresik, DPRD Gresik, Kejaksaan Negeri Gresik, Pengadilan Negeri Gresik dan juga Pengadilan Agama Gresik yang dihadiri langsung oleh pucuk pimpinannya.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut. Sebab menurutnya, di era modernisasi saat ini dinilai sangat rentan dengan pola pikir intoleransi terhadap sesama masyarakat.

Maka, dengan adanya penguatan wawasan kebangsaan ini, ia berharap agar terwujudnya pola pikir masyarakat yang konstruktif dengan menanamkan rasa cinta terhadap NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

“Kami sangat mendukung dengan diselenggarakannya kegiatan ini. Sebab akan menciptakan pola pikir masyarakat ke arah yang lebih baik dalam mewujudkan rasa cinta terhadap NKRI,” ujar Bupati Sambari.

Ia melanjutkan, di era millenial seperti saat ini dengan kemajuan tekonologi yang semakin modern, pemerintah juga dihadapkan pada sejumlah persoalan. Salah satunya adalah penggunaan media sosial yang rentan akan penyebaran berita hoax. Sebab pemicu konflik sosial yang kerap terjadi dimasyarakat, salah satunya disebabkan karena tersebarnya informasi di media sosial, padahal belum terbukti kebenarannya.

Oleh sebab itu, melalui kesempatan tersebut dirinya meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijak dalam memanfaatkan hadirnya media sosial. Dirinya meyakinkan, bahwa hingga saat ini Kabupaten Gresik aman dan kondusif. Tidak ada konflik yang terjadi. Hal itu, kata Bupati, karena kerukunan dan hubungan harmonis yang terjalin antara Pemerintah, Forkopimda dan juga masyarakat.

“Memghadapi era modern saat ini, mari kita sama-sama bijak dalam bermedsos. Segala informasi yang didapat, hendaknya dibuktikan kebenarannya, jangan sampai termakan informasi hoax sehingga timbul konflik ditengah masyarakat. Kita tanamkan sinergitas dengan Forkopimda dan masyarakat untuk mempertahankan situasi kondusif seperti sekarang ini,” katanya.

Kepada para camat, output dari kegiatan penguatan wawasan kebangsaan tersebut, Bupati Sambari meminta untuk segera menggelar sosialisasi dan menyampaikan kepada masyarakat tentang pentingnya mewujudkan pola pikir yang berwawasan kebangsaan. Sehingga pesan dari kegiatan tersebut dapat tersampaikan ke masyarakat hingga lapisann paling bawah. “Kepada para camat, sinergkan dengan tiga pilar. Ajak kepala desa/lurah bersama masyarakat untuk diberikan sosialisasi demi terwujudnya kecintaan kita terhadap NKRI,” imbuhnya.

Sementara, Kaskogartap/III Surabaya, Brigjen. TNI (Mar) Purwadi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang sudah berperan aktif dalam upaya mensukseskan kegiatan penguatan wawasan kebangsaan tersebut. Kepada Forkopimda, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, melalui kegiatan ini, pihaknya ingin tercapainya pemahaman pesan pimpinan TNI dikalangan komponen bangsa guna mendukung tugas pokok TNI khususnya Kogartap III Surabaya.

“Tugas pokok kami adalah menyampaikan pesan dan mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai NKRI. Dan ini kami wujudkan melalui sosialisasi seperti saat ini. Kami berikan pengetahuan mengenai wawasan kebangsaan, kami inginkan terwujudnya sinergitan dan peran Pemerintah daerah dan juga forkopimda untuk mendukung tugas kami. Dan di Kabupaten Gresik, kami optimis bahwa ini sesuai dengan apa yang kami inginkan,” pungkasnya.

Dengan demikian, akan terbentuk kesamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak masyarakat kearah yang lebih positif untuk kepentingan bangsa dan negara guna mewujudkan NKRI yang semakin dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat.

Hadir sebagai narasumber, Drs. Didi Suryadi selaku Pabandya Wanwil Sterdam V/Brawijaya yang menyampaikan materi wawasan kebangsaan. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *