Pimpin KSOP Sampit 17 Bulan, Hotman Siagian Tinggalkan Sejumlah Prestasi

BERITAPELABUHAN.COM – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Hotman Siagian, meninggalkan sejumlah capaian kinerja setelah sekitar satu tahun lima bulan memimpin instansi tersebut. Selama masa kepemimpinannya, KSOP Sampit mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 135 persen dari target nasional pada 2025.

Hotman Siagian selanjutnya mendapat amanah sebagai Kepala Kantor KSOP Kelas III Sunda Kelapa. Ia dijadwalkan mulai menjalankan tugas barunya pada Jumat, 23 Oktober 2026, setelah pelantikan dan rotasi pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan pada 14 Oktober 2026.

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum evaluasi atas kinerja pelayanan, keselamatan pelayaran, dan pengelolaan pelabuhan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Selama memimpin KSOP Sampit sejak 9 Mei 2025, Hotman bersama seluruh jajaran memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, operator pelabuhan, asosiasi maritim, serta para pengguna jasa untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut.

Ketua Sampit Marin Family sekaligus Ketua Panitia Coffee Morning dan Pelepasan Kepala KSOP Kelas III Sampit, Rusdi, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan dan sinergi yang terbangun selama Hotman bertugas.

Menurut Rusdi, kolaborasi antara KSOP Sampit dan para pemangku kepentingan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pelayanan publik, kelancaran transportasi laut, serta perkembangan aktivitas Pelabuhan Sampit.

Kinerja PNBP dan Aktivitas Pelabuhan Meningkat

Salah satu capaian utama KSOP Sampit pada 2025 adalah realisasi PNBP yang mencapai 135 persen dari target nasional. Pada periode yang sama, serapan anggaran melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) mencapai 99,94 persen.

Dari sisi operasional, penerbitan sertifikat keselamatan kapal sepanjang 2025 mencapai 2.954 sertifikat, meningkat 56 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Aktivitas keluar-masuk kapal dan bongkar muat tercatat mencapai 16.206.406 ton atau meningkat 55,73 persen. Sementara itu, data kunjungan dan keberangkatan kapal yang disampaikan KSOP Sampit mencapai 9.493.390, meningkat 34,33 persen dibandingkan 2024.

KSOP Sampit juga memperoleh penghargaan terbaik kedua dalam SMRT Challenge kategori Lomba Video Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Selain itu, instansi tersebut meraih predikat terbaik kedua pada 2026 dalam kategori penyusunan laporan keuangan tingkat Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) kategori sedang se-Kalimantan Tengah dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

Koordinasi pengamanan angkutan laut selama Natal dan Tahun Baru serta Lebaran 2026 juga menjadi bagian dari capaian pelayanan. Atas koordinasi dan kerja sama dalam penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran 2026, KSOP Sampit menerima penghargaan dari Bupati Kotawaringin Timur.

Selain kinerja operasional, Hotman mendorong penguatan digitalisasi pelayanan melalui inovasi SI-JELAWAT atau Sistem Integrasi Jajak Evaluasi, Layanan Administrasi dan Wadah Aspirasi Terpadu.

Sistem tersebut dikembangkan sebagai sarana pemantauan dan evaluasi pelayanan yang transparan, responsif, serta akuntabel. Berdasarkan data yang disampaikan, SI-JELAWAT memperoleh rata-rata nilai mutu pelayanan A atau kategori sangat baik pada periode 26 Januari hingga 20 Oktober 2026.

Peningkatan pelayanan juga dilakukan melalui pemanfaatan sistem Inaportnet dan MaritimHUB bagi pengguna jasa di wilayah Pelabuhan Sampit.

Dalam pelayanan legalitas kapal, KSOP Sampit menerbitkan 1.253 pas kecil pada periode 2019–2021. Selanjutnya, sebanyak 644 E-Pas Kecil diterbitkan sejak 2022 hingga 18 September 2026. Dengan demikian, jumlah penerbitan pas kecil dan E-Pas Kecil pada kedua periode tersebut mencapai 1.897 dokumen.

Pelayanan kepada masyarakat pesisir turut dilakukan melalui pengukuran dan penerbitan E-Pas Kecil bagi kapal berukuran di bawah GT 7, sosialisasi keselamatan pelayaran, serta pemberian jaket keselamatan atau life jacket secara gratis di wilayah Pegatan.

Sementara itu, pada 2026, KSOP Sampit juga merealisasikan progres penggantian dermaga kapal patroli untuk memperkuat kesiapsiagaan armada dalam mendukung pengawasan dan keselamatan pelayaran.

Dalam sambutan pelepasannya, Hotman menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi prinsip utama bagi seluruh insan transportasi laut. Ia mengingatkan jajaran agar tidak memberikan izin berlayar kepada kapal yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan.

“Keselamatan adalah harga diri kita sebagai insan transportasi. Jangan pernah berkompromi dengan keselamatan; jika kapal tidak memenuhi persyaratan keselamatan, maka jangan diberikan izin berlayar,” demikian pesan yang disampaikan Hotman.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas, termasuk keberanian menolak tindakan yang bertentangan dengan aturan serta menindak pelanggaran sesuai ketentuan.

Hotman mengajak seluruh pegawai untuk terus memperkuat kerja sama sebagai satu tim, bersikap responsif dan humanis, serta melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan publik.

Sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada 14 Oktober 2026, mutasi dan rotasi pejabat merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta penempatan sumber daya manusia berdasarkan prinsip meritokrasi, dengan mempertimbangkan profesionalitas, rekam jejak, dan kinerja.

Bupati Kotawaringin Timur Apresiasi Sinergi KSOP

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor menyampaikan apresiasi atas pengabdian Hotman selama memimpin KSOP Sampit. Menurutnya, kepemimpinan Hotman telah memperkuat hubungan kerja antara pemerintah daerah, instansi kepelabuhanan, pelaku usaha, masyarakat, dan insan pers.

Halikinnor menilai kontribusi seorang pemimpin tidak hanya diukur dari lamanya masa jabatan, tetapi juga dari capaian dan manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat.

Ia berharap semangat kerja sama dan nilai kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan untuk mendukung kemajuan Kabupaten Kotawaringin Timur, termasuk pengembangan Pelabuhan Sampit.

Hotman pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi, asosiasi, pengguna jasa, media, serta seluruh pegawai KSOP Sampit atas dukungan dan kolaborasi selama masa kepemimpinannya.

Ia berharap Pelabuhan Sampit terus berkembang, mampu menarik lebih banyak kunjungan kapal berukuran besar, serta meningkatkan daya saing melalui pelayanan yang inovatif dan berkelanjutan. Ia juga menyampaikan harapan agar pelabuhan tersebut semakin berkembang menuju pelabuhan berkelas dunia.

Dalam kesempatan yang sama, jabatan Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas III Sampit yang sebelumnya dijalankan oleh Pelaksana Tugas Herianto, S.H., diteruskan oleh Luis Setiawan, S.T. Luis telah dilantik pada 14 Oktober 2026 setelah sebelumnya bertugas di KSOP Kelas I Balikpapan.

Pergantian pejabat tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan program dan pelayanan di KSOP Sampit. Berbagai capaian yang telah diraih menjadi modal untuk melanjutkan peningkatan keselamatan pelayaran, penguatan digitalisasi, optimalisasi penerimaan negara, dan kolaborasi lintas sektor. (har)