Petrokimia Gresik Realisasikan Penjualan 278 Ton Pupuk Non-Subsidi ke PTPN X

Sebagai bentuk penetrasi pupuk non-subsidi di pasar domestik, PT Petrokimia Gresik (PG), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), merealisasikan penjualan total 278 ton pupuk non-subsidi kepada Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) di lingkungan PT Perkebunan Nusantara X yang merupakan anggota holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Direktur Pemasaran PG Meinu Sadariyo menyatakan bahwa nilai transaksi penjualan pupuk non-subsidi ini mencapai Rp1,2 miliar. Rinciannya adalah 163 ton pupuk ZA dan 115 ton pupuk NPK Kebomas 15-15-15.

“Ini merupakan sinergi untuk saling mendukung dan memperkuat bisnis di antara perusahaan BUMN, dalam hal ini adalah Petrokimia Gresik dengan PTPN X,” ujar Meinu usai penyerahaan simbolis penjualan pupuk non-subsidi kepada APTR di Pabrik Gula Gempolkrep, Mojokerto, Sabtu (14/7), dimana kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Operasional PTPN X Mustaqim.

Lebih lanjut Meinu menyatakan bahwa pupuk non-subsidi ZA dan NPK Kebomas akan dimanfaatkan oleh petani tebu dibawah naungan sejumlah Pabrik Gula milik PTPN X. Diantaranya adalah Pabrik Gula Gempolkrep, Djombang Baru, Tjoekir, Lestari, Meritjan, Pesantren Baru, Ngadirejo, dan Modjopanggoong.

“Bagi Petrokimia Gresik ini merupakan peluang untuk memperluas dan memperkuat produk non-subsidi di pasar domestik. Sedangkan bagi PTPN X tentunya akan mendapat pupuk berkualitas, kontinuitas pasokan, dan tentunya harga yang kompetitif dari Petrokimia Gresik,” jelas Meinu.

Penguatan pasar non-subsidi bagi Petrokimia Gresik menjadi sangat relevan di tengah wacana pemerintah untuk mengalihkan subsidi pupuk. Untuk itu, Petrokimia Gresik tengah gencar memasarkan berbagai jenis pupuk non-subsidi, baik kepada korporasi maupun retail, serta berbagai produk pengembangan hasil riset lainnya.

Selain pasar domestik, Petrokimia Gresik juga mengekspor pupuk non-subsidi, terutama jenis NPK, ke berbagai negara di sejumlah benua, seperti Filipina, Thailand, Malaysia, India, Nigeria, Uruguay, hingga Brazil.

“Sebagai produsen pupuk terlengkap di Indonesia, Petrokimia Gresik diharapkan tidak sekedar mendukung ketahanan pangan nasional, melainkan mampu mendukung dan memberikan solusi bagi sektor agroindustri melalui penyediaan pupuk berkualitas dan berbagai jasa industri lainnya,” tutup Meinu. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *