Petrokimia Gresik Gelar Tasyakuran dan Do’a Bersama Anak Yatim Piatu

Direksi dan karyawan PT Petrokimia Gresik (PG) menggelar tasyakuran dan doa bersama anak yatim – piatu dari desa / kelurahan sekitar perusahaan bertempat di kompleks industri PG di Gresik, Jumat (30/12).

Direktur Utama PG Nugroho Christijanto menyatakan bahwa ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Pada hari ini, tasyakuran serta doa bersama dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas pencapaian kinerja perusahaan sepanjang tahun 2016.

“Di tengah tantangan yang cukup berat, perusahaan secara umum memiliki kinerja yang cukup baik. Semua ini tentunya berkat dukungan, kerjasama, dan doa seluruh stakeholder perusahaan, termasuk doa dari anak yatim – piatu,” ungkap Dirut PG Nugroho Christijanto dalam sambutannya.

Lebih lanjut Dirut PG Nugroho Christijanto mengungkapkan sejumlah proyeksi kinerja utama perusahaan. Diantaranya adalah kuantum produksi pupuk, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 95% dari RKAP 2016. Sedangkan kuantum produksi non – pupuk (amoniak, asam sulfat, asam fosfat, gypsum, dll) hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan 121% dari RKAP 2016.

Untuk kuantum penjualan pupuk, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 97% dari RKAP 2016. Sedangkan kuantum penjualan non – pupuk, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 79% dari RKAP 2016.

Sedangkan total nilai penjualan, baik pupuk subsidi maupun pupuk komersial, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 103% dari RKAP 2016. Sedangkan laba komprehensif, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 98% dari RKAP 2016.

Dirut PG Nugroho Christijanto menyatakan bahwa sejumlah tantangan perekonomian nasional dan global menjadi faktor tidak tercapainya sejumlah kinerja utama perusahaan. Diantaranya adalah penurunan harga komoditas dunia yang berdampak pada penjualan produk, baik pupuk maupun non – pupuk, serta harga gas yang kurang kompetitif jika dibandingkan dengan harga gas di regional ASEAN.

“Diantara upaya yang kami tempuh adalah melakukan pengadaan bahan baku jangka panjang dan multisource, efisiensi biaya produksi, memperluas pangsa pasar pupuk komersil dan non – pupuk, serta mencari sumber alternatif pasokan gas dengan harga kompetitif,” ujar Dirut PG Nugroho Christijanto.

Oleh karena itu, lanjut Dirut PG Nugroho Christijanto, perusahaan memohon kepada seluruh stakeholder untuk dapat terus mendukung dan mendoakan agar perusahaan diberikan

kemudahan dan kelancaran dalam operasionalnya. Sehingga perusahaan dapat menjalankan tugas untuk memproduksi dan menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani.

“Untuk itu kami mohon dukungan dan doa, salah satunya kepada anak yatim – piatu yang ada di sini. Karena kami percaya bahwa doa anak yatim – piatu insya Allah didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT,” tutup Dirut PG Nugroho Christijanto. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *